Jumat, 04 Juli 2014 - 11:41:49 WIB
Sekilas BPM

Pembentukan Badan Penjaminan Mutu (BPM) yang mandiri menjadi kebijakan penting dan komitmen universitas untuk mendukung proses penjaminan mutu yang efektif. Oleh sebab itu diterbitkan Surat Keputusan Ketua BP Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta Nomor: SKEP/206/XII/2005 tentang Badan Penjaminan Mutu Unversitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta. Tujuan pembentukan BPM adalah dalam rangka memelihara dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi secara berkelanjutan oleh Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta sesuai kebutuhan pemangku kepentingan (stakeholder).

Badan Penjaminan Mutu (BPM) sebagai unit kerja independen yang bertanggung jawab langsung kepada Rektor. Berdasakan Surat Keputusan Ketua YKPP Nomor: KEP/17YKPP/III/2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta Bab IV pasal 10, BPM mempunyai tugas pokok dan fungsi sebagaimana disajikan pada Bagian  Struktur Organisasi BPM Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta.

Badan Penjaminan Mutu Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta berkomitmen menerapkan sistem manajemen mutu berupa penetapan Kebijakan Mutu dan Sasaran Mutu, mensosialisasikan kepada seluruh jajaran untuk dapat dilaksanakan dengan konsisten dan perbaikannya dilakukan secara berkesinambungan.

Komitmen mutu, komunikasi serta penerapan Kebijakan Mutu, keterbukaan terhadap masukan demi perbaikan berkelanjutan di seluruh proses dilakukan untuk menghasilkan produk terbaik sehingga memenuhi kebutuhan dan atau persyaratan pelanggan.

Penetapan sasaran mutu, rencana manajemen mutu, rencana mutu serta meninjau sistem manajemen mutu secara periodik dilakukan berkaitan dengan realisasi sesuai tupoksi Badan Penjaminan Mutu (BPM) dalam hal mengevaluasi capaian kinerja universitas serta memenuhi kesesuaian harapan pelanggan.

Komitmen tersebut ditunjukkan dengan:

1. Kepala BPM

1.1.   Menetapkan Kebijakan Mutu, Manual Mutu.

1.2.   Menetapkan Perencanaan Mutu.

1.3.  Menetapkan pokok-pokok kebijakan pengelolaan dan pelaksanaan tupoksi BPM yang menunjang penyelenggaraan pendidikan tinggi di Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta.

1.4.   Menetapkan kebijakan pemenuhan sumber daya untuk mendukung ketercapaian Kebijakan Mutu.

1.5.    Melaksanakan Tinjauan Manajemen.

2. Tim BPM

2.1.  Melakukan pemantauan penerapan sistem manajemen mutu sesuai kebijakan mutu.

2.2. Melakukan kajian sistem manajemen mutu secara periodik sesuai dengan perubahan perundangan yang berlaku serta kebijakan Universitas.

3. Kepala BPM, Sekretaris, Kepala Pusat, Kepala Bidang, Tim Auditor, Tim lainnya

3.1.    Mengkomunikasikan kebijakan mutu serta sistem manajemen mutu yang menjadi acuan pelaksanaan tugas sesuai tupoksi.

3.2.    Menetapkan prosedur mutu sebagai penjabaran kebijakan mutu di tingkat satuan kerja manajemen.

3.3.    Menetapkan sasaran mutu yang merujuk pada Renstra Universitas.

3.4.  Menetapkan sistem serta penyediaan sumber daya yang bertujuan memastikan ketercapaian sasaran kinerja sebagaimana tertuang dalam Renstra Universitas.

3.5.   Melakukan pengukuran ketercapaian sasaran kinerja secara periodik.

3.6.   Melakukan tinjauan manajemen di tingkat unit kerja (BPM).

3.7.   Melaksanakan pelayanan sesuai tupoksi.

3.8.   Melakukan pengukuran pencapaian Sasaran Mutu.

Kepala BPM menetapkan pemenuhan persyaratan/kebutuhan layanan yang tidak berwujud, tidak dapat disimpan, dan dikonsumsi selama pelaksanaan/pengiriman namun tidak terbatas pada proses audit/pemantauan/pengukuran.

Persyaratan yang tidak sesuai atau kurang jelas, kurang lengkap atau bermakna ganda dipastikan bahwa persyaratan ini ditinjau dan diverifikasi kembali oleh satuan kerja manajemen terkait dan menjadi acuan baru dalam proses realisasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Unsur manajemen di BPM mengidentifikasi persyaratan pelanggan yang disampaikan ataupun tidak disampaikan terkait dengan proses pembelajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat.

Unsur manajemen di BPM menetapkan media komunikasi meliputi namun tidak terbatas pada website dan email dengan tujuan penanganan keluhan pelanggan atau pemenuhan harapan pelanggan.

Kepala BPM menetapkan dan menjalankan fungsi pemantauan dan evaluasi penerapan sistem manajemen mutu. Kinerja sistem manajemen mutu diidentifikasi melalui pemantauan dan pengukuran persepsi pelanggan untuk memastikan layanan sesuai dengan kebutuhan pelanggan, peraturan perundangan yang berlaku dan persyaratan lainnya. Identifikasi kinerja sistem manajemen mutu, dilakukan secara periodik dan diikuti tindakan perbaikan berkelanjutan.

Unsur manajemen di BPM berkoordinasi menetapkan instrumen pengukuran/pemantauan proses/produk serta melakukan pengukuran kepuasan pelanggan melalui survei yang dilakukan secara periodik.

Kepala BPM memastikan kegiatan audit mutu internal dilakukan untuk mengevaluasi penerapan sistem mananajemen mutu berdasarkan standar ISO 9001:2008 dengan melalui tahapan penyusunan program, penetapan auditor, laporan hasil audit dan pengendalian ketidaksesuaian.

Audit mutu internal dilakukan paling sedikit 1 kali setahun secara bertingkat: tingkat Biro, Fakultas, Pascasarjana, UPT dan satuan kerja manajemen lainnya dan tingkat Universitas.

Badan Penjaminan Mutu Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta berfungsi sebagai satuan kerja manajemen di bawah Universitas yang berfungsi penyelenggara program pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi melakukan pengukuran mutu produk (termasuk layanan jasa) dan mengidentifikasi keberterimaan produk (termasuk layanan jasa) oleh pengguna; dalam hal ini memastikan Kebijakan Mutu Rektor dapat dilaksanakan dengan baik diantaranya sebagai berikut:

1. Kebijakan Mutu di Bidang Pendidikan

Program-program yang ditawarkan oleh Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta hendaknya memiliki mutu akademik yang tinggi terutama didasarkan pada penelitian yang dikembangkan oleh dosen Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta.. Metoda pendidikan di Universitas Pembangunan Nasional “Veteran”  secara bertahap akan berubah dari proses-proses berbasis pengajaran yang berpusat pada dosen (teacher centered education) menuju pengajaran yang berpusat pada mahasiswa (student-centered education). 

Pendidikan di Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta hendaknya diselenggarakan secara terencana dan memiliki indikator mutu yang terukur serta akuntabel, program-program pendidikan di Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta harus dapat diselesaikan oleh mayoritas mahasiswa secara tepat waktu. Program-program pendidikan yang ditawarkan oleh Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta hendaknya memiliki kesetaraan dengan program-program serupa pada perguruan tinggi-perguruan tinggi yang memiliki reputasi tinggi (reputable universities).

2. Kebijakan Mutu di Bidang Penelitian

Setiap dosen Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta diwajibkan untuk melakukan kegiatan penelitian, baik secara perorangan dan/atau kelompok. Penelitian yang diselenggarakan dan di danai oleh Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta diarahkan untuk mewujudkan kepeloporan penemuan dan pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan  seni (IPTEKS) strategis serta bermanfaat sebagai solusi permasalahan pembangunan bangsa. Hal-hal tersebut mendorong agar jumlah dan kegiatan penelitian di Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta selalu dipacu sehingga memenuhi standar perguruan tinggi terkemuka di level nasional dan internasional.

Indikasi lain bagi reputasi perguruan tinggi adalah publikasi yang dihasilkan dari penelitian yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa. Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta akan mendorong dan memfasilitasi agar hasil-hasil penelitian tersebut, secara bertahap dapat dikomunikasikan, melalui publikasi ilmiah atau bentuk-bentuk komunikasi hasil penelitian lainnya. Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta memberikan hadiah stimulus bagi dosen yang hasil penelitiannya dimuat di jurnal internasional.

3. Kebijakan Mutu di Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat

Sejalan dengan misi Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta, selain berkiprah di dalam dharma pendidikan dan dharma penelitian, harus pula memberikan Layanan Pengabdian Kepada Masyarakat. Layanan Pengabdian Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta dapat berbentuk program dan kegiatan pengabdian serta pemberdayaan masyarakat, maupun program dan kegiatan layanan kepakaran professional. Layanan Pengabdian Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta diupayakan untuk bertumpu pada kompetensi dan hasil-hasil penelitian yang dikembangkan di Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta. 

Di dalam kurun waktu tertentu, Layanan Pengabdian Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta secara bertahap akan ditingkatkan baik mutu, jumlah, maupun intensitasnya. Unit-unit lingkungan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta, mulai dari Kelompok-kelompok Keahlian, Fakultas/ Pascasarjana, Pusat-pusat di lingkungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM), hingga unit Bisnis (Yayasan-yayasan dan Bengkel) akan didorong untuk mengembangkan bentuk-bentuk dan paket-paket Layanan Pengabdian yang meningkatkan kontribusi dalam menyelesaikan masalah-masalah aktual yang dihadapi masyarakat. Sebagai bentuk dari akuntabilitas institusi, dampak Layanan Pengabdian Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta dapat ditingkatkan secara terus menerus.

4. Kebijakan Mutu di Bidang Pengembangan Manajemen dan Sumberdaya Manusia 

Pencapaian visi Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta melalui pelaksanaan program dan kegiatan yang bermutu, mengharuskan adanya pengembangan sumberdaya manusia yang terarah dan terencana. Dalam upaya peningkatan kualifikasi dosen, dilakukan langkah-langkah strategis untuk peningkatan jabatan akademik dosen untuk mengemban tugas dan kewajiban akademik.

Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta selain membutuhkan dukungan dari dosen yang berkualifikasi, kompeten  dan bermutu juga sangat membutuhkan dukungan dari pegawai pendidikan yang kompeten dan bermutu. Karena itu, secara bertahap, kinerja dosen dan tenaga kependidikan akan dipantau dan selanjutnya ditingkatkan melalui pelatihan, peningkatan kualifikasi dan profesionalisme, serta penataan penugasan.  

Dalam menjalankan aktivitas akademik yang menjadi kegiatan utamanya (core business), Yogyakarta memerlukan dukungan sistem manajemen dan administrasi yang handal, karena itu di dalam kurun waktu, unit-unit kerja Yogyakarta secara bertahap akan diintegrasikan menjadi bagian dari sistem Layanan Manajemen Yogyakarta yang mampu mendukung, terselenggaranya aktivitas Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta yang bermutu dan akuntabel. Sistem ini menempatkan kepuasan pengguna (customer satisfaction) dan akuntabilitas sebagai prioritas utama.

Sistem Layanan Manajemen Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta di atas mensyaratkan adanya sistem perencanaan kegiatan dan anggaran yang bertumpu pada hasil evaluasi capaian mutu serta target mutu yang akan dicapai oleh Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta. Perencanaan haruslah diupayakan agar layak dan dapat dilaksanakan secara tepat waktu, tepat sasaran, tepat spesifikasi dan dapat dipertanggungjawabkan.

5. Kebijakan Mutu di Bidang Kemahasiswaan dan Alumni

Yogyakarta menghendaki agar lulusannya memiliki pengetahuan yang bermakna bagi kehidupan, mandiri, sungguh-sungguh dalam menjunjung etika berprofesi dan etika bermasyarakat, maka program dan kegiatan Kemahasiswaan di Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta, pada dasarnya, adalah bagian yang integral dari proses pendidikan.          

Sebagai  bagian  dari  masyarakat  akademik  di  Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta, mahasiswa berperan aktif secara bertanggungjawab di dalam perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan evaluasi program dan kegiatan Kemahasiswaan di Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta. Program dan kegiatan Kemahasiswaan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta secara bertahap akan dilaksanakan secara terintegrasi sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Memperkenalkan calon lulusan kepada dunia kerja, secara sistematis dengan mengumpulkan informasi tertulis dari stakeholders mengundang dan menyediakan wadah seperti Magang Industri dan Dunia Usaha.  Tracer Study  hendaknya dilaksanakan secara terprogram untuk keperluan manajemen dan pelaksanaannya sesuai rencana. Pemanfaatan umpan balik sebaiknya dilakukan untuk perbaikan kualitas direncanakan dan merupakan bagian dari suatu sistem.

6. Kebijakan Mutu di Bidang Prasarana & Sarana dan Lingkungan

Infrastruktur Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta harus memenuhi persyaratan teknis dan tata ruang, serta kesehatan lingkungan. Pengembangan infrastruktur fasilitas harus dituangkan dalam rencana induk (master plan), yang meliputi gedung dan laboratorium (penyediaan ruang laboratorium, penyediaan alat dan bahan praktikum, penyediaan sarana ruang praktikum) yang direncanakan secara sistematis, selaras dengan pertumbuhan kegiatan akademik.  

Ruang kelas dan laboratorium harus dilengkapi dengan peralatan yang cukup untuk melaksanakan kurikulum, termasuk bahan dan teknologi informasi yang memadai. Perlu disediakan papan tulis, white board, overhead projector, LCD projector  dan pengeras suara. Peralatan teknologi pendidikan yang  up to date dan terdistribusi secara efektif, sehingga mudah diakses oleh pengguna, seperti peralatan teknologi pendidikan mutakhir, seperti  viewer dan komputer dalam kelas yang dapat dipakai untuk mengakses internet. 

Ketersediaan pustaka yang relevan, jenis pustaka yang tersedia, CD-ROM, jurnal, buletin, buku teks, brosur, peta, majalah, jurnal ilmiah, poster, lembar informasi, internet, intranet, disertasi, thesis dan skripsi. Ada atau tidak ada perpustakaan diluar perguruan tinggi yang dapat diakses dan juga pemanfaatan Internet. 

7. Kebijakan Mutu di Bidang Kerjasama

Berdasarkan organisasi dan tata kerja Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta, Rektor dalam kebijakannya telah menetapkan secara fungsional khusus mempunyai tanggung jawab dibidang pengembangan dan kerja sama antara  Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta dengan perguruan tinggi dan badan-badan lain, baik pemerintah maupun swasta di dalam negeri maupun di luar negeri dalam upaya peningkatan kemampuan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran”  Yogyakarta di bidang sumber daya manusia dan sumber daya lainnya.

8. Kebijakan Mutu di Bidang Pencitraan Publik dan Internasionalisasi

Kebijakan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakartadi bidang pencitraan publik adalah memperkuat keterlibatan, kepedulian, partisipasi, dan komitmen civitas akademika pada mutu dan keunggulan melalui kreativitas, inovasi, dan perbaikan berkelanjutan, sehingga memiliki reputasi global. Sedangkan kebijakan Rektor dibidang internasionalisasi adalah memperkuat jaringan kerjasama internasional untuk meningkatkan kualitas sehingga dapat meraih reputasi internasional.



  • Akademik
  • Non Akademik





November, 2017
MSSR KJS
   1234
567891011
12131415161718
192021222324 25
2627282930