• Portal UPN
logo-img
Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu


UPN "VETERAN" Yogyakarta
  • Home
  • Profil
    • Visi dan Misi
    • SPM-PT
    • Sekilas LP3M
    • Struktur Organisasi
  • Kelompok
    • Daftar Auditor Keuangan
    • Daftar Auditor Akademik
    • Tim Auditor dan Pelaksana Penjaminan Mutu
    • Asesor BKD
    • Asesor Akreditasi
  • SPMI
    • Tentang SPMI
    • Dokumen SPMI 2017
    • Struktur SPMI
    • Dokumen SPMI 2020, 2022
    • Standar Operasional Prosedur
    • Independensi Pelaksanaan SPMI
  • Akreditasi
    • Status Akreditasi
    • Pengajuan Akreditasi
    • Instrumen Akreditasi Program Studi (APS) 4.0 BAN-P
    • Instrumen Suplemen Konversi APT dan APS BAN-PT 202
    • Pemantauan dan Evaluasi Peringkat Akreditasi
    • Pembukaan Prodi Baru
    • Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) 3.0 BA
    • Akreditasi Internasional
      • Persiapan Kreditasi
  • Laporan
    • Laporan Kegiatan 2020
    • Laporan Kegiatan 2021
    • Laporan Kegiatan 2022
    • Laporan Kegiatan 2023
    • Laporan Kegiatan 2024
    • Laporan Kegiatan 2025
    • Laporan ISO
    • Benchmarking
    • Panduan Aplikasi LP3M
    • Laporan Hasil Survei Kepuasan
  • MBKM
    • Magang dan Studi Independen Bersertifikat
    • Sosialisasi MBKM
    • Kampus Mengajar
  • Kompetensi
    • Sertifikasi Tata Kelola PT
    • Auditor Tersertifikasi 2020
    • Auditor Tersertifikasi 2021
    • Auditor Tersertifikasi 2022
    • Fasilitator SPMI
    • AUDITOR TERSERTIFIKASI 2024
    • Asesor BKD 2021
    • Dosen Tersertifikasi BNSP
  • Buku Panduan
  • Bela Negara
    • Dasar Hukum
    • Road Map
    • SPMI - BN
    • Internalisasi BN
    • Kegiatan Bela Negara
      • Kegiatan BN < 2021
      • Kegiatan BN - 2022
      • Kegiatan BN - 2023
      • Kegiatan BN - 2024
      • Kegiatan BN - 2025
  • PPID
  • International Collaboration
  • Download
  • Home
  • Berita
  • FGD Persiapan Akreditasi LAMTEK Prodi Teknik Pertambangan pada Program Sarjana

FGD Persiapan Akreditasi LAMTEK Prodi Teknik Pertambangan pada Program Sarjana

  • 05 Februari 2026, 10:39 AM
  • Oleh : Admin LP3M
  • Berita
  • 6
FGD Persiapan Akreditasi LAMTEK Prodi Teknik Pertambangan pada Program Sarjana

Kamis, 05 Februari 2026 Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) UPN "Veteran" Yogyakarta turut memberikan dukungan dan hadir dalam acara Forum Grup Discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh Prodi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknologi Mineral dan Energi (FTME) dalam rangka persiapan reakreditasi LAMTEK Prodi Teknik Pertambangan pada program Sarjana. FGD dengan tema Kajian Strategis Relevansi Visi Program Studi Teknik Pertambangan dalam menghadapi Dinamika dan Tantangan Industri Pertambangan Indonesia 2026–2036 diharapkan menjadi langkah awal persiapan reakreditasi LAMTEK dengan target yaitu Terakreditasi Unggul dan akreditasi IABEE (Indonesian Accreditation Board for Engineering Education).

Narasumber pada hari ini adalah Ir. Resvani, MBA selaku Wakil Ketua Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia, yang menjelaskan bagaimana meningkatkan pertumbuhan ekonomi dari sektor industri pertambangan yang menjadi tantangan bersama. Indonesia sebagai resource rich county sangat berpotensi meningkatkan pertumbuahn ekonomi melalui industri manufaktur berbasis sumber daya alam dan sektor minerba menjadi salah satu potensi besarnya. Beliau menutup sesi diskusi dengan pernyataan bahwa link & match SDM Pertambangan di era baru harus dilihat dari perspektif industri dan pasar global, yaitu: dari ekstraksi ke industrialisasi dan rantai pasok, standar global baru: ESG dan green mining, dan geopolitik dan keekonomian proyek (cost efficiency). Adapun perspektif akademisi dan kampus, yaitu: kurikulum adaptip dan multidisipliner, penguatan karakter Bela Negara dalam konteks, dan kompetensi digital dan penguasaai AI.

Sesi berikutnya dilanjutkan dengan narasumber Rezki Syahrir, Ph.D (CEO PT Agricola Nusantara Baramineral, CEO dan Founder Indonesian Initiative for Sustainable Mining (IISM)) yang mendiskusikan kompleksitas transisi energi: dinamika, tantangan, dan transformasi sarjana tambang Indonesia di masa depan. Narsum menyampaikan tanpa tambangm tidak ada transisi energi dan  pertambangan adalah sektor hulu dari revolusi hijau. The Mining Paradox: menambang masif untuk menyelamatkan planet, dan menjadi tantangan kita adalah menyeimbangkan kecepatan produksi dengan integritas lingkungan, hal ini menjadi tugas mulia di kampus untuk mengkawal pencegahan eksploitasi tambang dan integrasi aspek Bela Negara dalam diplomasi internasional, khususnya sektor tambang. Sarjana tambang masa depan harus mampu mengoptimalisasi dan mitigasi di klaster pertambangan mineral transisi (nikel, bauksit, tembaga) dan klaster batubara dan PLTU. Diskusi dtutup dengan bagaimana menuju smart and cleaning energi, yang mana teknologi dan keberlanjutan kini menjadi satu kesatuan operasional. Sarjana tambang yang interdisipliner, profil lulusan harus fasih secara teknis di lapangan, namun juga paham regulasi karbo global dan strategi nilai tambah. Sarjana masa depan adalah seorang teknorat, diplomat, dan penjaga lingkungan sekaligus, pilar kurikulum, pilar skill set, dan pilar ekosistem. Institusi pendidikan harus ergerak secepat perubahan industri.

Narasumber terakhir adalah Berlian Kushari, ST., M.Eng. (Dosen Jurusan Teknik Sipil, Universitas Islam Indonesia dan Sekjend IABEE) dengan tema relevansi atribut lulusan IEA dengan dinamika dan tantangan industri pertambangan Indonesia. Beberapa tantangan dan dinamika industri pertambangan 2026-2036, yaitu (1) intervensi kebijakan dan ketidakpastian regulasi, (2) downstreaming and industrial policy, (3) permintaan untuk mineral kritikal dan geopolitik pasokan, (4) tekanan dekarbonisasi dan ESG (regulasi, investor, dan pasar), (5) teknologi, digitalisasi, dan AI (transformasi operasional), (6) penurunan kadar bijih dan kompleksitas operasional, (7) tekanan sosial dan licence to operate (komunitas, HAM, benefit sharing), (8) pertumbuhan skala kecil dan pertambangan rakyat/ilegal (isu lingkungan dan keselamatan), (9) akses pembiayaan dan tekanan investor (ESG linked capital logistik), dan (10) infrastruktur dan ketahanan rantai pasok (pelabuhan, energi, transport).

Apa hubungan itu semua dengan akreditasi? Ternyata sangat berelasi karena akreditasi sekarang mengedepankan outcome-based, apalagi untuk akreditasi Internasional. Kesepakatannya adalah outcome, yaitu memastikan kualitas pendidikan prodi melalui implementasi OBE dan prodi memiliki mekanisme perbaikan yang berkelanjutan yang sistematis, yang mampu memenuhi kebutuhan konstituen prodi di tengah-tengah lingkungan yang kompetitif dan dinamis. Terdapat juga 11 atribut kompetensi yang disepakati dalam akreditasi Internasional, mulai dari engineering knowledge, sampai dengan lifelong learning. FGD ini diharapkan semakin mampu membekali prodi, khususnya teknik pertambangan dalam mempersiapkan reakreditasi Unggul bersama LAMTEK dan juga IABEE di tahun 2026.

Previous Next

Rilis Berita

FGD Persiapan Akreditasi LAMTEK Prodi Teknik Pertambangan pada Program Sarjana

05 Februari 2026    Admin LP3M

Pendampingan LPMPP sebagai Penguat Implementasi OBE Agroteknologi Menuju Akreditasi Internasional ASIIN

27 Januari 2026    Admin LP3M

Universitas Putra Bangsa Kebumen Dalami Praktik Baik Penjaminan Mutu ke LPMPP UPN “Veteran” Yogyakarta

26 Januari 2026    Admin LP3M

“Ginong Prati Dino: Menata Mutu, Menjemput Reputasi Global UPN ‘Veteran’ Yogyakarta”

21 Januari 2026    Admin LP3M

Rapat Tinjauan Manajemen (RTM), Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta menuju Tata Kelola Perguruan Tinggi yang Akuntabel, Efektif, dan Berorientasi pada Peningkatan Kualitas Layanan Pendidikan Tinggi

19 Januari 2026    Johan Danu

Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran

UPN "VETERAN" Yogyakarta

  • Jalan Padjajaran (Lingkar Utara), Condong Catur, Sleman, Yogyakarta, Indonesia. 55283
  • lp3m@upnyk.ac.id
  • (0274) 486733

Layanan

Link Terkait

Sosial Media

© Copyright 2023.